feed

Blog ini berisi informasi sekolah tinggi kedinasan atau perguruan tinggi kedinasan, cerita atau pengalaman pribadi, serta informasi positif dan berguna lainnya

Sejarah Bulukumba

Sejarah Bulukumba : Bulukumba bisa dikatakan kota kecil yang berada di pinggiran pantai dengan back ground gunung yang menjulang tinggi. Gunung yang saya maksud tersebut adalah Gunung Lompo Battang yang membelah beberapa kabupaten yang ada di Sulawesi Selatan, diantaranya Gowa, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Maros, dan Bone. 


Pada kesempatan ini yang akan jadi pembahasan saya adalah Sejarah Bulukumba. Sebenarnya hal ini sudah pernah saya bahas sebelumnya (klik untuk melihat). Namun karena sudah banyak yang mengkopi paste seratus persen tanpa edit sedikit pun, yang mengakibatkan postingan saya itu hilang dari pencarian Mbah Google. Sehingga saya membuat tulisan baru yang serupa, semoga saja postingan ini bisa kembali ke halaman satu Google dengan key word Sejarah Bulukumba.

Sejarah Bulukumba bermula pada abad ke – 17 Masehi, yaitu saat terjadi perang saudara antara dua kerajaan besar di Sulawesi yakni kerajaan Gowa dan kerajaan Bone. Utusan dari kedua kerajaan tersebut beertemu dan berunding secara damai di pesisir pantai yang bernama “tanah kongkong”, hasil dari perundingan tersebut adalah menetapkan batas wilayah pengaruh kerajaan masing-masing.

Kerajaan Gowa mengklaim “Bangkeng Buki”, yang merupakan barisan lereng bukit dari Gunung Lompo Battang sebagai batas wilayah kerajaan mereka. Hal tersebut tidak diterima oleh pihak Kerajaan Bone, Utusan kerajaan tersebut juga mengkalim Bangkeng Buki sebagai batas kekuasaan mereka mulai dari arah barat sampai semenanjung selatan. Berawal dari peristiwa tersebut kemudian tercetuslah kalimat dalam bahasa Bugis “Bulukumupa”, yang kemudian pada tingkatan dialeg tertentu mengalami perubahan proses bunyi menjadi “Bulukumba.

Sejak peristiwa itulah nama Bulukumba mulai ada, dan hingga saat ini resmi menjadi sebuah kabupaten yang mulai diresmikan bertetapatan dengan  terbitnya Undang–undang nomor 29 tahun 1959, tentang Pembentukan Daerah–daerah Tingkat II di Sulawesi, yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba nomor 5 tahun 1978, tentang Lambang Daerah. Sedangkan hari jadi Kabupaten Bulukumba ditetapkan yaitu tanggal 4 Februari 1960 melalui Peraturan Daerah nomor 13 tahun 1994. Begitulah paparan singkat tentang arti bulukumba dan sebab pemberian nama tersebut untuk kota kecil tempat saya lahir.

13 Komentar Pada "Sejarah Bulukumba"

  1. 2nice share sob.untuk masalah plagiat yang td sempat di sobat bahas itu memang sangat merugikan bagi sang empunya blogger.saya sendiri pernah menemukan 2 artikel saya dicopas 100%

    apink says:

    nice artikel,.. jujur saya baru tahu begitu asal mulanya,.. awalnya malah saya pikir asalnya dari kata bulu+kumba, tak tahunya seperti itu,.. thanks gan,.. jadi nambah waawasan,.,,,

    aida says:

    siang-siang dapat wawasan disini, seneng dech....

    pengetahuan baru.. ehhe tulisan blog kan bisa di atur biar gak bisa di copas,ehe nice post kak :)

    Saya baru tau sejarah Bulukumba.
    Pasti kota yang indah ya, di pinggir pantai dengan back ground gunung tinggi...

    Miss Love says:

    wah hebat sobat... lengkap bisa belajar banyak dengan artikel2 yang sobat share.. sukses selalu

    visit back donk kakakz

    baru tau saya ni, saya dulu wkatu sekolah untuk pelajaran sejarah dapet 2,2 sob hehehe nice artikel sob, :)

    salam kenal ya sob...,folbek ya..., terima kasih *smile

    wah, menarik sekali :)
    kalo bisa di share juga dong sejarah padang :D

    Mantef banget artikelnya abang..salut aku bang.

    Nurfani says:

    Menambah pengetahuan nih bos. Sip share :)

    Nurfani says:

    Saya komentar lagi gak papa khan bos? Nice info :D

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

FOLLOWER

IKLAN

Admin Muhammad Arif Ahsan | Bulukumba | powered by Blogger